MEU PSKPS MENGGELAR KULIAH TAMU SECARA DARING

Banjarmasin – Medical Education Unit Program Studi Kedokteran Program Sarjana (MEU PSKPS) Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat (FK ULM) menyelenggarakan kuliah tamu secara daring dengan menggunakan platform zoom meeting dengan tema “Penanganan Covid-19 di RSUD Hasan Basry Kandangan: Refleksi dan Antisipasi Nakes” pada Sabtu (09/10/2021). Kuliah tamu ini menghadirkan Wakil Direktur Pelayanan RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan Hulu Sungai Selatan sebagai narasumber yaitu dr. Yunirisna Badriatun Noor, Sp.KJ. Kuliah tamu ini dimoderatori oleh ketua MEU PSKPS yaitu Dr. dr. Didik Dwi Sanyoto, M.Kes, M.Med.Ed.

PSKPS FK ULM sebagai institusi pendidikan kedokteran mempunyai misi melaksanakan kegiatan pendidikan kedokteran untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, unggul dan berdaya saing. Hal inilah yang mendorong dilaksanakannya kegiatan yang dapat memfasilitasi mahasiswa dalam mengembangkan wawasan keilmuannya, dengan mendatangkan para dokter melalui kuliah tamu ini. Secara khusus Kuliah Tamu terkait penanganan Covid-19 di RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan ini bertujuan agar mahasiswa PSKPS FK ULM dapat memahami dalam manajemen sebuah rumah sakit dalam penanganan wabah Covid-19 dan mengetahui apa yang dilakukan oleh dokter dalam penanganan wabah Covid-19 tersebut, sehingga dapat menjadi sebuah investasi ilmu yang mungkin bisa dimanfaatkan selama menempuh pendidikan di PSKPS FK ULM.

Narasumber dari kuliah tamu ini merupakan Spesialis Kedokteran Jiwa dan juga alumni Program Studi Pendidikan Dokter (sekarang Program Studi Kedokteran Program Sarjana) FK ULM Angkatan 1992 yang saat ini bekerja di RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan Hulu Sungai Selatan.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk menyampaikan tentang bagaimana manajemen penanganan Covid-19 di Rumah Sakit H. Hasan Basry Kandangan dan nanti kita juga akan bersama melewati refleksi layanan Covid-19 di Rumah Sakit Brigjen H. Hasan Basry Kandangan, juga akan melihat upaya-upaya antisipasi yang dilakukan oleh Nakes dalam perjalanan waktu yaitu pada awal pandemi, pertengahan pandemi dan akhir pandemi. Harapannya mudah-mudahan ini adalah fase-fase akhir pandemi yang telah kita jalani selama 2 tahun ini” tutur  beliau.

Pada saat penyampaian materi, beliau menyampaikan “Ketika menangani Covid-19 bukanlah sesuatu yang ringan, saat masyarakat beranggapan negatif bahwa rumah sakit mengcovidkan pasien yang masuk untuk kepentingan Rumah Sakit. Luar biasa beratnya cobaan yang Allah berikan terhadap kondisi psikologis manajemen maupun Nakes bahwa kita dianggap mengcovidkan pasien, padahal itu sama sekali tidak benar, karena kita hanya melakukan skrining untuk bisa memilah-milah pasien yang masuk ruang isolasi dan pasien yang masuk ke ruang perawatan biasa”.

Selama pandemi Covid-19, dokter merupakan salah satu tenaga medis yang melakukan kontak langsung dan berjuang untuk menyembuhkan pasien Covid-19. Selain berperan penting dalam penanganan pasien Covid-19, dokter juga berperan dalam menyebarkan informasi mengenai Covid-19 yang akurat untuk menangkal hoax yang beredar di tengah masyarakat. Sehingga masyarakat tidak salah persepsi dalam mencegah atau menangani Covid-19. (sumber: https://lifepack.id/) 

Kuliah tamu ini diikuti lebih dari 200 mahasiswa Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan mendapatkan respon yang cukup baik dari mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini secara aktif yang dibuktikan dengan antusiasnya mahasiswa yang bertanya kepada narasumber. Acara kegiatan kuliah tamu ini diakhiri sesi penutup dengan foto bersama secara virtual. (hel/dia)

Penyampaian Materi Oleh dr. Yunirisna Badriatun Noor, Sp.KJ
Foto Bersama Secara Virtual

Referensi:
https://fk.ulm.ac.id/id/